PAJAJARAN,(GM)-
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat tidak akan merevisi pembatasan usia dan penambahan nomor, bagi cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XI/2010 Jabar mendatang. Keputusan tersebut memastikan SK KONI Jabar No. 16/2009 tentang cabor, nomor, dan usia atlet pada Porda XI/2010 tidak berubah.
"Masih ada pengurus cabor yang meminta agar nomor pertandingan ditambah dan usia diberikan toleransi lagi. Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), mempunyai tugas untuk mengawal SK tersebut, sehingga tidak mungkin memberikannya. Seharusnya sudah tidak ada lagi bargaining tentang hal itu," ujar Wakil Ketua Bidang Binpres KONI Jabar, Dede Rohmad Nurjaya di Gedung KONI Jabar, Selasa (18/8).
Diungkapkan Dede, permintaan penambahan nomor dan usia tersebut muncul saat Bidang Binpres melakukan klarifikasi atas technical handbook yang diberikan pengurus cabor kepada KONI Jabar.
Padahal pada SK No. 16/2009 tersebut, KONI Jabar telah memberikan toleransi kepada sejumlah cabor.
"Jika SK tersebut belum diturunkan, masih memungkinkan untuk diubah. Tetapi SK sudah turun, maka kecil kemungkinan bagi KONI untuk memenuhi keinginan cabor. Jika ingin perubahan, seharusnya sebelum SK keluar," jelas Dede.
Sementara itu, hingga kemarin KONI Jabar baru menerima 29 technical handbook. Dengan demikian, masih ada sekitar 14 cabor yang belum menyerahkan. Baru 8 technical handbook cabor yang telah diklarifikasi. Di antaranya panahan, dayung, karate, pencak silat, atletik, basket, dan hoki. (B.98)**
Rabu, 19 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar