Rabu, 19 Agustus 2009

Cegah Kecurangan Penilaian Pakai Komputer

SOREANG,(GM)
Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Jabar melakukan gebrakan baru dengan menggunakan sistem komputerisasi dalam penjurian pertandingan. Sistem komputerisasi tersebut sengaja dibuat untuk mengantisipasi terjadinya kecurigaan terhadap penilaian yang dilakukan setiap juri pertandingan.

"Kita ingin menjadi yang pertama dalam pengunaan sistem komputerisasi ini. Sebenarnya sistem komputerisasi ini sudah kita coba sejak sirkuit pertama," ujar Ketua Umum Pengda IPSI Jabar, Setia Hidayat kepada wartawan usai pembukaan sirkuit.

Menurutnya, dengan sistem tersebut, diharapkan penilaian yang dilakukan akan jujur dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Dengan sistem ini, setiap pelatih dan penonton bisa melihat raihan nilai setiap pesilat yang bertanding.

"Nilai setiap pesilat bisa diketahui pelatih dan penonton karena kita menggunakan slide. Jadi penilaian dari setiap juri bisa langsung dilihat," ungkap Setia.

Namun untuk mengembangkan sistem komputerisasi ini, pihaknya dihadapkan pada masalah pendanaan untuk mempatenkan sistem tersebut. IPSI Jabar membutuhkan sekitar Rp 120 juta untuk membeli hak cipta dan mempersiapkan software-nya.

"Memang kendalanya ada di masalah pendanaan. Kita butuh Rp 120 juta untuk bisa mempatenkan hak cipta dan menyebarluaskannya ke seluruh Indonesia," katanya.(B.111)**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar